Minggu, 28 Juni 2020

Pemerintah Lebih Baik Fokus Pandemi dari Pada Pemindahan Ibu kota Negara oleh - bahayarokok.xyz

Halo sahabat selamat datang di website bahayarokok.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Pemerintah Lebih Baik Fokus Pandemi dari Pada Pemindahan Ibu kota Negara oleh - bahayarokok.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

READ.ID â€" Alokasi anggaran untuk pembangunan Ibu Kota Negara yang baru (IKN) yang tertera dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) mendapat sorotan dari politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Komisi XI DPR RI, Dr Hj Anis Byarwati.

Dalam keterangan pers yang diterima Read.id, Minggu (28/6) siang, Anis yang juga ekonom Ekonomi Syariah tersebut mengatakan, Fraksi PKS DPR RI benar-benar prihatin di tengah angka pandemi wabah virus Corona (Covid-19) yang masih tinggi di Indonesia, Pemerintah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menganggarkan dan untuk pembangunan IKN baru di Kabupaten Passer Utara dan Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Dalam rapat dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI Gedung Nusantara I Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu lalu dengan agenda Pembahasan Pagu Indikatif Kementrian PPN/Bappenas RAPBN 2021 masih tertera anggaran untuk pembangunan IKN.

Wakil rakyat dari Dapil Jakarta Timur tersebut mempertanyakan rencana Pemerintahan Jokowi melalui Kementerian Bappenas yang tetap menjalankan dan memproses rencana pemindahan ibukota negara ditengah wabah pandemi covid 19 yang belum berakhir.

Hal lain yang dipertanyakan Anis, terkait informasi mengenai proses tender penyusunan master plan IKN yang telah disiapkan dengan menggunakan dana Rp 85 milyar. Informasi yang berkembang di media mengungkapkan dari dokumen sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) bahwa Satuan Kerja kantor Menteri Negara PPN/Bappenas menyiapkan paket dengan kode 6740199 bernama Peyusunan Rencana Induk dan Strategi Pengembangan IKN Master Plan Ibukota Negara.

Paket tersebut, kata Anis, disiapkan 24 Maret 2020 dengan metode penunjukan langsung dan APBN 2020. Adapun kategori yang mengikuti tender ini adalah Jasa Konsultasi Badan Usaha dan karena penunjukan langsung, hanya ada satu peserta akhir dari pendaftaran 24 April 2020.
Demikian pula dengan paket penyusunan kajian lingkungan hidup strategis untuk master plan IKN, paket pengadaan kajian keanekaragaman hayati dan pangan untuk mendukung penyusunan kajian lingkungan hidup strategis dan paket kajian reklamasi tambang untuk mendukung penyusunan kajian lingkungan hidup strategis.

Anis menyatakan ditengah pandemi yang belum juga berakhir dan Pemerintah sedang kesulitan keuangan, urusan pemindahan Ibu Kota Negara seharusnya tidak menjadi prioritas. Anggaran yang ada sebaiknya difokuskan untuk menangani masalah wabah dan dampaknya yang sudah meluas. “Pemindahan Ibu Kota Negara tidak bisa disebut sebagai program prioritas dimasa darurat pandemi seperti sekarang ini,” tegas Anis.

Lulusan S3 Ekonomi Syariah Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu meminta Pemerintah melalui Bappenas mengkaji ulang tentang program-program pindah Ibu Kota Negara ini.

Selain itu, dana bantuan sosial untuk rakyat harus ditambah agar mencukupi semua kebutuhan pada masa wabah ini melanda Indonesia.

Dan, selanjutnya pemulihan kondisi ekonomi rakyat juga harus menjadi prioritas agar recovery segera berlangsung dan ekonomi rakyat bisa tumbuh kembali. “Catatan penting kami dari Fraksi PKS, semua anggaran, harus fokus untuk rakyat. APBN sesuai amanat konstitusi adalah untuk kesejahteraan rakyat. Kita harus utamakan untuk program penanganan pandemi ini,”tambah dia.

Menurut Anis, hal lain yang harus mendapatkan perhatian dan menjadi prioritas Pemerintah adalah reformasi sistem ketahanan pangan, kesehatan, sistem pendidikan, perllindungan nasional dan sistem ketahanan bencana.

Dikatakan Anis, pandemi virus Corona seharusnya menjadi pelajaran yang sangat berharga buat Pemerintahan Jokowi untuk meningkatkan kesiapan terhadap antisipasi dan mitigasi dampak yang timbul akibat gejolak yang tidak diperkirakan sebelumnya.

“Soalnya, kesiapan dan kesigapan Pemerintah faktor yang menentukan, cepat atau tidaknya penanganan dampak resiko perekonomian yang dapat ditimbulkan dari adanya krisis global, bencana alam atau wabah penyakit untuk mencegah meluasnya dampak turunan yang mungkin terjadi,” demikian Dr Hj Anis Byarwati.
(Akhir T )

Itulah tadi informasi mengenai Pemerintah Lebih Baik Fokus Pandemi dari Pada Pemindahan Ibu kota Negara oleh - bahayarokok.xyz dan sekianlah artikel dari kami bahayarokok.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Sabtu, 20 Juni 2020

Kasus Covid-19 di Gorontalo Bertambah 7 Orang, 13 Pasien Sembuh oleh - bahayarokok.xyz

Halo sahabat selamat datang di website bahayarokok.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kasus Covid-19 di Gorontalo Bertambah 7 Orang, 13 Pasien Sembuh oleh - bahayarokok.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

READ.ID â€" Juru bicara gugus tugas Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr Triyanto Bialangi kembali mengumumkan kasus positif virus corona di Gorontalo bertambah 7 pasien baru dan 13 pasien dinyatakan sembuh, Sabtu (20/6/2020).

“Kami terima 221 spesimen, dari Prodia 3 Spesimen dan RS Aloei Saboe 1 Spesimen dan BPOM sejumlah 217 Spesimen. Dari total Spesimen ini, 212 Negatif dan 13 diantaranya ada pasien sembuh, sementara yang positif 9 orang, dua diantaranya positif lama dan 7 pasien Positif baru,” ,” kata dr Triyanto Bialangi.

Pasien baru ini adalah Pasien 221, FRM Perempuan 22 tahun, Desa Dulango Kecamatan Dungalio Kabupaten Gorontalo, pasien ini sudah masuk RS sejak tanggal 19 Juni 2020 dengan kondisi hamil. Sudah selesai operasi sementara keadaan ibu dan anak dalam kondisi baik.

Pasien 222, AAC Laki-laki 33 tahun, Kelurahan Liluwo Kecamatan Kota Tengah Kota Gorontalo, pasien ini hasil screening mandiri.

Pasien 223, PSDL Perempuan 29 tahun, Desa Pantungo Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo, pasien ini hasil screening mandiri.

Pasien 224, FGA Laki-laki 29 tahun, pasien ini hasil screening mandiri.

Pasien 225 SMF perempuan 32 tahun, Desa Ayula Selatan Kabupaten Bone Bolango, pasien ini adalah tenaga kesehatan hasil traking pasien 190.

Pasien 226, RWD perempua 27 tahun, pasien ini adalah tenaga kesehatan hasil traking pasien 190.

Pasien 227, NRS laki-laki 35 tahun, kelurahan Hepuhulawa Limboto Kabupaten Gorontalo, Pasien ini masuk RS dengan keluhan batuk dan sakit tenggorokan.

Sementara pasien sembuh adalah Pasien 136, SKH, Laki-laki, 51 tahun. Hasil swab keempat dan kelima, PCR negatif. Dirawat 12 hari.

Pasien 149, THS, Laki-laki, 50 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 9 hari.

Pasien 151, MADP, Laki-laki, 4 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 9 hari.

Pasien 152, ILO, Laki-laki, 40 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 9 hari.

Pasien 153, RZB, Laki-laki, 20 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 9 hari.

Pasien 158. SDK, Perempuan, 39 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR Negatif. Pasien dirawat 9 hari.

Pasien 161, SOS. Perempuan, 32 tahun. Hasil swab ketiga dan keempat, PCR negatif. Pasien dirawat 9 hari.

Pasien 170. YFP. Laki-laki, 48 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 8 hari.

Pasien 171, SAP, Perempuan, 28 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 8 hari.

Pasien 176, ERB, Laki-laki 26 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 8 hari.

Pasien 178, NFM, Laki-laki, 25 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 8 hari.

Pasien 182, ELP, Perempuan, 40 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 8 hari.

Pasien 183, MSA, Perempuan 27 tahun. Hasil swab kedua dan ketiga, PCR negatif. Pasien dirawat 8 hari.

“Total pasien positif terkonfirmasi 227 orang, Meninggal 8 orang, sembuh 138 orang, Perawatan 81 orang,” jelas Triyanto. (RL/Read)

Itulah tadi informasi mengenai Kasus Covid-19 di Gorontalo Bertambah 7 Orang, 13 Pasien Sembuh oleh - bahayarokok.xyz dan sekianlah artikel dari kami bahayarokok.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

© 2017 BahayaRokok - Situs Informasi Rokok Terupdate. All rights resevered. Powered By Blogger